(0251) 8657093 [email protected]

✨ Dari Kampung Budaya ke Magang Terampil: Petualangan Seru, Penuh Ilmu dan Kreativitas! ✨

Kegiatan Belajar di Luar Kelas Alcy28 yang Tak Terlupakan Bogor, 30 Januari 2025-Belajar tak melulu di dalam kelas! SMP Islam Al Azhar 28 kembali menghadirkan pengalaman luar biasa bagi para muridnya dengan dua kegiatan spesial: Field Trip ke Kampung Budaya Sindang Barang untuk kelas 7 dan Magang Terampil di D’Royal Tapos Resort untuk kelas 8. Dua pengalaman berbeda, namun sama-sama mengasyikkan dan penuh ilmu! 🎭

Field Trip Kelas 7: Mengulik Kearifan Lokal di Kampung Budaya Sindang Barang Field Trip merupakan bagian dari program pembelajaran luar kelas untuk Angkatan ke-13 SMP Islam Al Azhar 28 tahun pelajaran 2024/2025. Dalam kegiatan ini, para murid diajak untuk mengenali warisan budaya serta memahami nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Mengangkat tema “Mengenal dan Melestarikan Kearifan Lokal untuk Generasi Masa Depan yang Beradab dan Berintegritas”, para murid memulai perjalanan mereka dengan ikrar dan doa bersama demi kelancaran kegiatan.

Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan menuju Kampung Budaya Sindang Barang, tempat yang dipilih panitia untuk memperkenalkan berbagai sejarah dan tradisi Sunda. Di sini, mereka tidak hanya mendengar cerita tentang budaya, tetapi juga merasakannya secara langsung melalui berbagai aktivitas yang sarat makna pembelajaran. Dari membatik hingga memainkan angklung, setiap pengalaman memberikan wawasan berharga yang membantu mereka memahami dan melestarikan kekayaan budaya Sunda.

Salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi para murid adalah membatik. Mereka berkesempatan untuk mengenal batik Sunda dengan motif khasnya yang terinspirasi dari alam dan kehidupan masyarakat. Melalui proses membatik, para murid belajar tentang ketelatenan, kesabaran, dan kreativitas dalam menciptakan pola dengan menggunakan lilin panas. Lebih dari sekadar aktivitas seni, kegiatan ini memberikan pemahaman mendalam mengenai sejarah budaya serta nilai filosofis di balik setiap motif batik.

Dengan merasakan langsung proses pembuatannya, para murid semakin memahami pentingnya melestarikan warisan budaya yang kaya makna ini. Selain membatik, para murid juga diajak bermain angklung. Sebagai alat musik tradisional yang terbuat dari bambu, angklung dimainkan secara berkelompok untuk menghasilkan harmoni. Melalui kegiatan ini, para murid belajar tentang pentingnya kerja sama, koordinasi, dan rasa kebersamaan dalam tim. Kegiatan lain yang tak kalah menantang adalah bermain egrang, permainan tradisional yang menggunakan dua tongkat panjang sebagai alat bantu berjalan.

Aktivitas ini melatih keseimbangan, ketangkasan, serta keterampilan fisik, sekaligus meningkatkan fokus dan koordinasi tubuh para murid. Kalau egrang merupakan permainan keseimbangan yang dimainkan sendiri bakiak juga menjadi permainan menjaga keseimbangan berkelompok. Mengharuskan pemain bergerak serentak, permainan ini melatih kerja sama, keseimbangan, serta koordinasi tubuh agar tidak terjatuh. Keseruan yang muncul dari tantangan ini menambah keceriaan dalam kegiatan mereka. Tak kalah seru, panah sumpit menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian.

Permainan tradisional ini mengasah fokus dan ketelitian para murid dalam mengarahkan objek yang ditiup melalui sumpit. Selain itu, mereka juga belajar bagaimana mengontrol aliran angin untuk meningkatkan akurasi. Keseruan dan tantangan yang ditawarkan dalam permainan ini membuat para murid semakin bersemangat dalam mengeksplorasi budaya Sunda. Tak hanya mendapatkan wawasan, para murid juga ikut berpartisipasi dalam pengalaman budaya yang otentik.

Keceriaan, kekaguman, dan semangat belajar terpancar di wajah mereka sepanjang kegiatan! 🎨 Magang Terampil Kelas 8: Mengasah Keterampilan, Kemandirian dan Jiwa Wirausaha Sementara itu, suasana penuh semangat dan kreativitas menyelimuti D’Royal Tapos Resort-Bogor saat murid-murid kelas 8 mengikuti program Magang Terampil dengan tema “Akulah Pelajar Cerdas, Terampil, dan Berkarakter.”

Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah belajar keterampilan baru, tetapi juga membentuk jiwa kewirausahaan dan kemandirian para peserta. Para murid disambut hangat oleh tim instruktur yang ramah dan profesional, yang langsung membagi mereka ke dalam tiga kelompok sesuai dengan kegiatan yang akan diikuti. Setiap kelompok mendapatkan tantangan tersendiri:
● Kelompok Keranjang Moci: Belajar mengolah bahan baku hingga merancang bentuk keranjang moci yang khas dan fungsional.
● Kelompok Pembuatan Moci: Mengasah teknik pengolahan mulai dari pemilihan bahan, takaran, pengadukan hingga pembentukan adonan hingga menjadi moci kacang
● Kelompok Pembuatan Sandal: Menekankan pada ketelitian dan ketekunan dalam merancang dan membuat sandal buatan tangan.

Tiap kelompok bergantian melakukan semua tantangan secara bergantian di tiap tahapan produksi. Antusiasme murid terlihat jelas sejak langkah pertama mereka terjun ke proses produksi. Di setiap titik kegiatan, rasa ingin tahu dan dedikasi tinggi menjadi modal utama. Mereka dengan cermat menakar bahan, mengaduk adonan moci, menganyam keranjang serta menyusun pola sandal, semua dilakukan dengan penuh kesungguhan.

Proses pembuatan moci dan sandal bukan hanya mengajarkan teknik dasar, tetapi juga memupuk nilai-nilai ketelitian dan kreativitas dalam diri mereka. Melalui kegiatan GamPil (Magang Terampil) ini, murid-murid tidak hanya belajar membuat produk secara teknis, tetapi juga mendapatkan pelajaran berharga mengenai kerja sama tim, ketekunan, dan inovasi. Setiap langkah produksi menjadi pengalaman yang memperkaya keterampilan life skill mereka. Pengalaman langsung ini diyakini akan menjadi bekal berharga di masa depan, mendorong mereka untuk terus mengasah kreativitas serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan.

Tak hanya berhenti di proses belajar, antusiasme murid semakin memuncak ketika mereka berhasil menyelesaikan karya-karya mereka sendiri. Dengan bangga, mereka membawa pulang oleh-oleh hasil karya yang tidak hanya menunjukkan kemampuan teknis, tetapi juga totalitas dan kreativitas yang telah diasah selama program berlangsung. Kebahagiaan tersendiri terlihat dari senyum lebar dan mata berbinar para peserta.

Program Magang Terampil ini membuktikan bahwa pembelajaran tidak hanya terjadi di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang mengasah keterampilan hidup dan membentuk karakter murid menjadi lebih mandiri, kreatif, dan berkemajuan.

🎭 Belajar di Luar Kelas: Pengalaman Tak Terlupakan! Alhamdulillah, seluruh kegiatan berlangsung lancar, menyenangkan, dan penuh manfaat! Baik dalam menjelajahi budaya maupun mengasah keterampilan, setiap peserta mendapatkan pengalaman yang berharga. Semoga pembelajaran luar kelas ini tidak hanya menjadi kenangan indah, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap budaya, mengasah kreativitas, serta membentuk karakter yang lebih baik. Sampai jumpa di kegiatan berikutnya! 🤩✨

Salam TEKAD IHSAN! #FieldTrip2025 #MagangTerampil #BelajarSeru #SMPIslamAlAzhar28

× Kontak Kami